Terkait Parkir Liar Sat Lantas Kota Metro Belum Bisa Memberikan Tanggapan Serius

Bagikan Berita:


Resolusi] Lampung – Kota Metro. Rabu 14 Oktober 2020 Tim resolusinews kembali meminta konfirmasi pihak kasat lantas Polres Kota Metro terkait pemberitaan parkir liar beberapa waktu yang lalu, namun sampai di Mako Polres Kediri ta Metro tim tidak bisa bertemu dengan Kasat Lantas sebab beliau sedang ada kegiatan di Bandar Lampung, tetapi tim bertemu dengan Kanit Turjawali itupun tim harus menunggu terlebih dahulu, setelah sekitar setengah jam Kanit Turjawali ahirnya datang dan menemui tim resolusi.

Menurut keterangan Kanit Turjawali saat di wawancara di kantor nya Rabu 14/10/2020 mengatakan” kalau masalah parkir liar ini enaknya langsung bicara dengan kasatnya jika saya yang menyampaikan takutnya salah persepsi atau salah ucapan kan jadi gak enak sama kasatnya, setelah melihat berita terkait parkir liar kami langsung berupaya menertibkannya minimal tiga hari sekali saya kesana, sebenarnya juga yang parkir parkir itu bukan dari konsumen PB melaikan dari klinik asih dan dari penjual bubur yang berada disekitaran itu ini bukannya saya membela pihak PB” ucapnya.

Sesuai pemberitaan media online resolusinews.com edisi Senin tanggal 28 September 2020 yang lalu bahwa :

Pada hari senin 28 September 2020 tim resolusinews.com menindak lanjuti pemberitaan tentang parkir liar yang masih terjadi di Kota Metro khususnya di jalan Ahmad Yani kec. Iringmulyo meskipun dari pihak Satlantas dan Dinas Perhubungan sudah mengadakan operasi beberapa minggu lalu namun nyatanya parkir liar tersebut masi sering terjadi dan tidak ada perubahan secara signifikan

Menanggapi parkir liar yang masih terus terjadi di jalan ahmad yani tim resolusinews.com kembali mewawancarai pedagang di area tersebut Senin 28/09/2020 mengatakan” selama saya berjualan di sini baru sekali saya tahu satlantas dan dinas perhubungan turun langsung melakukan operasi penertiban parkir liar itu pun tidak secara tegas, hanya memberi peringatan dan mengusir kendaran yang parkir di bahu jalan” ucap pedagang yang tidak ingin di sebutkan namanya.

Menurut keterangan pedagang ” banyaknya parkir liar tersebut terjadi di sore hari dan bahkan ada pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan, hal itupun sudah biasa terjadi. Dari pihak Satlantas dan Dinas Perhubungan tidak pernah melakukan operasi di sore hari untuk terjun dan melihat banyak nya pengemudi yang memarkirkan kendaraan roda dua, empat dan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan” jelasnya.

Sementara di waktu yang sama salah satu pengguna jalan kepada media ini mengatakan” aya berharap kepada pihak yang terkait seperti Satlantas, Dinas Perhubungan dan Salpol PP kembali menindak lanjuti sesuai dengan tupoksi nya masing masing dan berlandaskan aturan aturan yang berlaku, semua dari pihak yang saya sebutkan dimohon untuk tindak tegasnya jangan hanya mondar mandir dan seolah menutup mata tentang pemberitaan ini karena dari kasat mata merusak tata kota dan keindahan mau pun kenyamanan bagi seluruh masyarakat ataupun yang hanya berkunjung di kota metro” harapnya.
Hari kamis pada tanggal 1 Oktober 2020 kabiro dan wakabiro resolusinews.com Kota Metro mengunjungi kantor Dinas Perhubungan untuk bertemu dengan Kadishub terkait pemberitaan pada hari senin yang menyingung parkir liar, tim resolusi meminta penindak lanjutan terkait dengan parkir liar yang masih merajalela dimana-mana terutama di jalan A.Yani meski sudah dilakukan oprasi pengendara masih tetap memarkirkan kendaraan nya ditempat yang salah

Pada saat tim meminta tanggapan dan komfirmasi penindakan lanjutan parkir liar Kadishub di kantornya Kamis 01/10/202 mengatakan” kami senang kalian mengnyingung masalah parkir liar ini kalau masalah tindak lanjut kami sudah menindak lanjuti dan kami juga sudah memasang rambu-rambu dilarang parkir tepatnya didepan pasar swalayan PB pemasang itu tanggal 27 sepetember 2020, tetapi kalian mestinya kesana menemui pengusaha-pengusaha itu juga”, ucapnya

Kadishub juga menerangkan” berbicara yang bagus saja dulu dek nanti kita diskusi, kita dari mana? Ya udah tidak perlu mengeluarkan ID kalau dari media online itu bagus dek, saya ini dulu juga mantan dari TVRI 20 tahun saya jadi kameramen dan reporter kalau kalian ini masih baru, saya terimakasih kalian mengangkat persoalan ini artinya memantau kinerja kami sesuai dengan tupoksi kalian, memang kalau menuntut yang begitu itu susah dek, kamarin juga sudah dilakukan patroli namanya juga mengatur orang, ada rambu rambu juga belum tentu orang mau nurut ini susahnya di Metro belum selesai kecamatan ini sudah muncul di kecamatan lain kalian sudah ke Polres apa belum coba komfirmasi lagi ke Polres karena polisi lebih berhak untuk menundak” jelasnya.

Yang menjengkelkan pak kadishub sontak Kabid menjawab dan menjelaskan” mau tegas bagaimana lagi,,? Setelah keluar undang undang No.22 tahun 2009 kami tidak bisa menindak tegas, jadi Dishub ini ibaratkan macam ompong, kalian masih masih anak anak dek buat berita yang bagus-bagus aja, kalau kalian mau berita ini saya bikinkan, saya terus terang aja dari pada anggota sayadi bacok orang lebih baik saya mundur ga akan selesai masalahnya” jelasnya dengan nada yang tidak enak di dengar.

Kemudian Kabid lalin juga mempertanyakan “apakah kalian sudah ke polres dan menemui kasat lantas? Kalau belum kalian kesana dulu konfirmasi kesana biar kalau dari pihak satlantas mengadakan operasi bisa kontek kami agar seimbang” pintanya [Rizki/selvi]

Redaksi : Herwandi

83
About Resolusi 762 Articles
Berita Fakta

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*