Panwascam Mataram Baru Diduga Tak Proses Laporan Dugaan Tindak Pidana Pilkada

Bagikan Berita:


Resolusi] Lampung – Lampung Timur, 15 Oktober 2020, Komitmen untuk menjaga integritas dan martabat pelaksanaan pilkada Lampung Timur 2020 oleh Panwascam Mataram Baru di ragukan pasalnya laporan dugaan tindak pidana Pilkada tidak jelas penanganannya.

Dugaan adanya laporan Tindak Pidana Pilkada ini dibenarkan oleh Rikho Ariyanto ketua Panwaslu Kecamatan Mataram Baru bahwa pada tanggal 2 september 2020 Panwascam Mataram Baru menerima Laporan tentang adanya dugaan pelanggaran pilkada oleh salah seorang Perangkat Desa Teluk Dalem berjenis kelamin Perempuan berinisial ID.

hal tersebut di atas dibenarkan oleh Nurhadi Panwas Desa Teluk dalem yang mengatakan pernah sekali mengantarkan Surat Panggilan Klarifikasi untuk ID dari Panwascam Mataram Baru. “Benar saya pernah mengantar surat panggilan klarifikasi dari Panwascam Mataram Baru untuk ID tapi selanjutnya saya tidak tahu”. Tegas Nurhadi

Sementara itu ditanya sejauh mana penanganan laporan tersebut Rikho Ariyanto yang ditemui pada tanggal 14 September 2020 di sekretariat Panwascam Mataram Baru, Rikho mengatakan bahwa besok berkas akan dikirim ke Bawaslu Kabupaten dan ketika ditanya tentang Barang Bukti Rikho mengatakan sudah tidak ada di Panwascam Mataram Baru karena sudah dikirim ke Bawaslu Kabupaten.

Menanggapi hal ini Sopiyan Subing Penggagas Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan dan Pelayanan Publik mengatakan bahwa proses Penyelidikan oleh Panitia Pengawas atau Badan Pengawas itu adalah 3+2 hari setelah itu jika ditemukan adanya unsur Pidana maka diteruskan ke Gakumdu yang sekretariatnya ada di Kepolisian, dimana proses di Gakumdu adalah Penyidikan yang memiliki tenggat waktu 5+2 hari.

“kalau Laporan diterima Panwascam tanggal 2 September 2020 maka batas akhir penyelidikan adalah tanggal 7 September 2020, nah kalau Panwascam mengatakan akan mengirim berkas itu pada tanggal Oktober 2020 kita tidak faham ini proses apa”. Jelas Sopiyan Subing yang dihubungi via telpon.

Lebih jauh Sopiyan menjelaskan bahwa proses penanganan ini sudah layak untuk diteruskan ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilihan Umum (DKPP) karena aneh sudah melewati batas waktu yang dimilikinya Panwascam masih mengatakan sedang diproses. “kuat dugaan Ketua Panwascam Mataram Baru Memberikan Informasi yang tidak benar”. Tegas Sopiyan Subing. [tim]

Redaktur : Herwandi

537
About Resolusi 762 Articles
Berita Fakta

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*